<p style="text-align:justify; margin:0cm 0cm 8pt"><span style="font-size:12pt"><span style="line-height:150%"><span style="font-family:Aptos,sans-serif"><span new="" roman="" style="font-family:" times="">Kesehatan menjadi dasar yang sangat penting dalam pembentukan sumber daya manusia yang berkualitas. Individu yang memiliki kondisi kesehatan baik tidak hanya mampu menjalankan aktivitas sehari-hari secara maksimal, tetapi juga dapat memberikan kontribusi produktif bagi pembangunan nasional. Namun demikian, dalam beberapa dekade terakhir, Indonesia menghadapi tantangan besar berupa perubahan pola penyakit yang dikenal sebagai transisi epidemiologi, yaitu pergeseran dari penyakit menular ke<strong> penyakit tidak menular (PTM) </strong>seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, dan kanker yang semakin meningkat prevalensinya. </span></span></span></span></p> <p style="text-align:justify; margin:0cm 0cm 8pt"><span style="font-size:12pt"><span style="line-height:150%"><span style="font-family:Aptos,sans-serif"><span new="" roman="" style="font-family:" times="">Berdasarkan data dari <strong>World Health Organization</strong>, penyakit tidak menular merupakan penyebab kematian tertinggi di dunia, dengan kontribusi lebih dari 70% terhadap total kematian global. Di Indonesia, temuan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan peningkatan prevalensi PTM yang cukup signifikan. Kondisi ini berkaitan erat dengan perubahan gaya hidup masyarakat, seperti rendahnya aktivitas fisik, pola konsumsi yang tidak seimbang, kebiasaan merokok, serta masih kurangnya kesadaran dalam melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.</span></span></span></span></p> <p style="text-align:justify; margin:0cm 0cm 8pt"><span style="font-size:12pt"><span style="line-height:150%"><span style="font-family:Aptos,sans-serif"><span new="" roman="" style="font-family:" times="">Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa pendekatan kuratif semata tidak lagi memadai dalam menangani permasalahan kesehatan yang kian kompleks. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang lebih menyeluruh melalui upaya promotif dan preventif yang berfokus pada perubahan perilaku masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menginisiasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) sebagai strategi nasional guna meningkatkan kesadaran serta partisipasi masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat.</span></span></span></span></p> <p style="text-align:justify; margin:0cm 0cm 8pt"><span style="font-size:12pt"><span style="line-height:150%"><span style="font-family:Aptos,sans-serif"><span new="" roman="" style="font-family:" times="">GERMAS merupakan sebuah gerakan yang dirancang secara sistematis dan terstruktur dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas hidup melalui penerapan perilaku sehat. Gerakan ini menekankan pentingnya peran aktif individu, keluarga, dan masyarakat dalam menjaga kesehatan secara mandiri, antara lain melalui aktivitas fisik, konsumsi gizi seimbang, pemeriksaan kesehatan secara berkala, serta pemeliharaan kebersihan lingkungan.</span></span></span></span></p> <p><span style="font-size:12.0pt"><span style="line-height:115%"><span new="" roman="" style="font-family:" times="">Melalui implementasi GERMAS, diharapkan terjadi pergeseran paradigma dari pendekatan yang berfokus pada pengobatan penyakit menjadi pencegahan penyakit. Dengan demikian, beban penyakit dapat ditekan, kualitas hidup masyarakat meningkat, serta terwujud masyarakat yang sehat, produktif, dan memiliki daya saing tinggi</span></span></span></p> <p> </p> <p style="text-align:justify; margin:0cm 0cm 8pt"><span style="font-size:12pt"><span style="line-height:150%"><span style="font-family:Aptos,sans-serif"><span new="" roman="" style="font-family:" times="">Berikut 7 Langkah Gerakan Masyarakat Hidup Sehat</span></span></span></span></p> <ol style="list-style-type:lower-alpha"> <li style="text-align:justify; margin:0cm 0cm 0cm 36pt"><strong><span style="font-size:12pt"><span style="line-height:150%"><span style="font-family:Aptos,sans-serif"><span new="" roman="" style="font-family:" times="">Aktivitas Fisik </span></span></span></span></strong></li> </ol> <p style="text-align:justify; margin:0cm 0cm 0cm 36pt"><span style="font-size:12pt"><span style="line-height:150%"><span style="font-family:Aptos,sans-serif"><span new="" roman="" style="font-family:" times="">Aktivitas fisik merupakan salah satu pilar utama GERMAS. Masyarakat dianjurkan melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari atau setara dengan 150 menit per minggu. Melalui aktivitas fisik dapat meningkatkan kebugaran tubuh, menjaga berat badan ideal, menurunkan risiko penyakit jantung dan diabetes. Kegiatan dapat berupa jalan kaki, bersepeda, senam bersama, dan kerja bakti.</span></span></span></span></p> <ol start="2" style="list-style-type:lower-alpha"> <li style="text-align:justify; margin:0cm 0cm 0cm 36pt"><strong><span style="font-size:12pt"><span style="line-height:150%"><span style="font-family:Aptos,sans-serif"><span new="" roman="" style="font-family:" times="">Mengonsumsi buah dan sayur </span></span></span></span></strong></li> </ol> <p style="text-align:justify; margin:0cm 0cm 0cm 36pt"><span style="font-size:12pt"><span style="line-height:150%"><span style="font-family:Aptos,sans-serif"><span new="" roman="" style="font-family:" times="">Mengonsumsi buah dan sayur setiap hari dapat memenuhi kebutuhan vitamin, mineral, dan serat. Pola makan sehat penting dalam menjaga kesehatan. Adapun manfaat dari mengonsumsi buah dan sayur yaitu meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah penyakit kronis, melancarkan pencernaan. </span></span></span></span></p> <ol start="3" style="list-style-type:lower-alpha"> <li style="text-align:justify; margin:0cm 0cm 0cm 36pt"><strong><span style="font-size:12pt"><span style="line-height:150%"><span style="font-family:Aptos,sans-serif"><span new="" roman="" style="font-family:" times="">Tidak merokok </span></span></span></span></strong></li> </ol> <p style="text-align:justify; margin:0cm 0cm 0cm 36pt"><span style="font-size:12pt"><span style="line-height:150%"><span style="font-family:Aptos,sans-serif"><span new="" roman="" style="font-family:" times="">Merokok merupakan salah satu faktor Risiko utama dari berbagai penyakit serius. Melalui Germas mendorong masyarakat untuk berhenti merokok dan menghindari paparan asap rokok. Adapun manfaat berhenti merokok yaitu dapat menurunkan Risiko kanker paru, mencegah penyakit jantung, melindungi kesehatan keluarga. </span></span></span></span></p> <ol start="4" style="list-style-type:lower-alpha"> <li style="text-align:justify; margin:0cm 0cm 0cm 36pt"><strong><span style="font-size:12pt"><span style="line-height:150%"><span style="font-family:Aptos,sans-serif"><span new="" roman="" style="font-family:" times="">Tidak mengonsumsi alcohol </span></span></span></span></strong></li> </ol> <p style="text-align:justify; margin:0cm 0cm 0cm 36pt"><span style="font-size:12pt"><span style="line-height:150%"><span style="font-family:Aptos,sans-serif"><span new="" roman="" style="font-family:" times="">Mengonsumsi alcohol berlebihan dapat merusak organ tubuh, terutama pada hati serta meningkatkan risiko gangguan kesehatan. Manfaat menghindari alcohol yaitu dapat menjaga fungsi organ tubuh, mencegah penyakit hati, mengurangi Risiko kecelakaan dan gangguan mental. </span></span></span></span></p> <ol start="5" style="list-style-type:lower-alpha"> <li style="text-align:justify; margin:0cm 0cm 0cm 36pt"><strong><span style="font-size:12pt"><span style="line-height:150%"><span style="font-family:Aptos,sans-serif"><span new="" roman="" style="font-family:" times="">Cek kesehatan berkala</span></span></span></span></strong></li> </ol> <p style="text-align:justify; margin:0cm 0cm 0cm 36pt"><span style="font-size:12pt"><span style="line-height:150%"><span style="font-family:Aptos,sans-serif"><span new="" roman="" style="font-family:" times="">Pemeriksaan kesehatan secara berkala sangat penting untuk mendeteksi penyakit sedini mungkin. Pemeriksaan dapat berupa tekanan darah, gula darah, kolesterol, berat abdan dan status gizi.</span></span></span></span></p> <ol start="6" style="list-style-type:lower-alpha"> <li style="text-align:justify; margin:0cm 0cm 0cm 36pt"><strong><span style="font-size:12pt"><span style="line-height:150%"><span style="font-family:Aptos,sans-serif"><span new="" roman="" style="font-family:" times="">Menjaga kebersihan lingkungan </span></span></span></span></strong></li> </ol> <p style="text-align:justify; margin:0cm 0cm 0cm 36pt"><span style="font-size:12pt"><span style="line-height:150%"><span style="font-family:Aptos,sans-serif"><span new="" roman="" style="font-family:" times="">Lingkungan yang bersih berperan penting dalam mencegah penyakit menular seperti membuang sampah pada tempatnya, membersihkan saluran air, menguras bak mandi, memilah sampah. </span></span></span></span></p> <ol start="7" style="list-style-type:lower-alpha"> <li style="text-align:justify; margin:0cm 0cm 0cm 36pt"><strong><span style="font-size:12pt"><span style="line-height:150%"><span style="font-family:Aptos,sans-serif"><span new="" roman="" style="font-family:" times="">Menggunakan jamban </span></span></span></span></strong></li> </ol> <p style="text-align:justify; margin:0cm 0cm 8pt 36pt"><span style="font-size:12pt"><span style="line-height:150%"><span style="font-family:Aptos,sans-serif"><span new="" roman="" style="font-family:" times="">Sanitasi yang baik merupakan bagian penting dari kesehatan masyarakat. Adapun manfaatnya yaitu mencegah pencemaran lingkungan, menghindari penularan penyakit, dan meningkatkan kualitas hidup. </span></span></span></span></p> <p> </p> <p><span style="font-size:12.0pt"><span style="line-height:150%"><span style="font-family:Aptos,sans-serif"><span new="" roman="" style="font-family:" times="">Dengan menerapkan <strong>GERMAS</strong>, kita tidak hanya menjaga kesehatan diri sendiri, tetapi juga melindungi keluarga dan lingkungan sekitar. Kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak besar dalam jangka panjang. </span></span></span></span></p> <p style="text-align:justify; margin:0cm 0cm 0cm 36pt"> </p>
GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) Upaya Transformasi Perilaku Hidup Sehat dalam Menghadapi Transisi Epidemiologi
16 Apr 2026